100 gr terigu semar
15 gr fermipan
100 gr gula pasir
1 kuning telur
25 gr susu bubuk
10 gr baker bonus
75 gr mentega/margarine
200-250 ml air matang
Alhamdulillahh.. setelah berkali-kali nyoba.. akhirnya bisa bikin donat juga
Hehehhee.. tuk sekarang gak mo banyak komen.. ini cuma mau nyimpen resep donat kentang yang terkenal di jagad maya
jiejiejiejie… alias donat kentang made in NCC , created by Fatmah Bahalwan [matur nuwun so much ya, bunda Fatmah
]
here it is the recipe :
Donat Kentang
:: Penulis : Fatmah Bahalwan
Bahan:
500 gr tepung terigu protein tinggi
50 gr susu bubuk
11 gr ragi instant
200 gr kentang, kukus, haluskan dan dinginkan
100 gr gula psir
75 gr mentega
½ sdt garam
4 btr kuning telur
100 ml air dingin
Cara membuatnya:
eiittss.. supaya lancar binti endang gumindang donatnya.. ni dia tipsnya ditulis juga sama bunda Fatmah Bahalwan
yuppss.. semoga sukses yaaa ![]()
ini dia foto seadanya
:D
ALLOH.. please give me more power to strengthen me from anything could be broken…
ALLOH..please give me more patients so that i can be more wise to accept anything..
ALLOH..please give me more faith to get me away from freightened about things..
but most of all..
ALLOH, please give me a lovely family which are we loving each other, strengthen each other..bless me a good and wise husband now and later also forever..bless me a good son which is smart and faithfull…then.. take my family to your way.. always ad forever and ever…
in this 32 age.. hopefully i won’t loose everything..anything…especially..my family and my faith..
“Robbana La tuzigh quluubana ba’da idzhadaitana wahablana miladunka rohmah innaka antal wahab”

“Taqobbalallahu minna wa minkum taqobbal ya kariim..”
“Selamat Hari Raya Idul Fitri 1430 H “
Subhanallah, thanks to the allmighty.. my son.. ups.. our son, Affan already celebrated his first year
.
Fiufhhh… Kayaknya baru kemarin shubuh aku terlentang “pasrah” di atas meja operasi dengan kondisi rahim yang terus berkontraksi super hubeaattt samapi-sampai aku seperti bisa merasakan detak jantung anakku terpacu dengan cepat. Tapi kini, lihatlah.. Affan sudah 1 tahun. Banyak sudah yang kami pelajari darinya dan pastinya itu akan terus berlangsung sampai dia dewasa. Being a parent.. it’s not that easy than blinking your eyes nor even gardening
–this because i hate gardening — hihihihi…hihihhi
)
Anakku, kadang ibu merasa bersalah… suka bahkan sering termakan emosi dalam menemanimu setiap saat. Hwew.. namun jika sudah menatap wajah innocent kamu saat terlelap seolah adalah kesiaan belaka jika marah dan marah yang ibu berikan kepadamu, Nak.
Terima kasih untuk kehadiran suamiku yang dengan segala kesabarannya masih tetap menemaniku dan Affan.
ppsssttt….. hari ini.. 1 tahun lewat 1 minggu.. Affan udah bisa melangkah sampai 6 langkah
ughhhh… huebbattt.. besok kalo udah bisa lari.. kita jogging bareng yaaa…
biar ibu cepet Langzziinggg!!! wakakakakk….*never stop dreaming to be sLim* :P



Dan.. terimakasih untuk hadirnya sebuah keluarga baru bagiku.. dimana aku belajar untuk tidak lagi menjadi pribadi yang selfish…tidak manja dan yang paling utama… yaaa jadi sebenar-benarnya wanita
secara udah jadi istri dan menantu
. Terimakasih ..terimakasih terimakasih… alhamdulillah..
“SELAMAT BERGANTI TAHUN SELAMAT BERTAMBAH MASALAH, SELAMAT BERTAMBAH UTANG NEGARA, SELAMAT MAKN TERKUAKNYA OZONE” …… peluh kemarin mungkn kering sudah nafas terhela pun berjenak sudah lihat kesana dbalk mega selisip asa membubung tinggi pelan pasti sudah… tokh.. tetap tiba jua… hari berganti. waktu tetap berjalan polusi tetap tercpta… bagiku, bagimu.. bagi kita semua… tahun bertambah.. usia pun terkurang… laksana debit air bersih yang makin berkurang… jika begitu.. lantas.. lalu.. selanjutnya.. kemudian.. …………. adakah yang benar-benar… BARU ????
Hari Ibu biasanya gak gitu ‘kerasa’ bagiku secara aku emang dari kecil ga tinggal ama ibu kandungku. Hei.. itu ‘kan cerita masa lalu yah?
Alhamdulillah, sehari sebelum hari ibu, 22 desember 2008 saat aku mendengar buah hatiku menangis.. disela tangisnya tiba-tiba dia berkata.. ” ibummm..miememmm..” eh?.. benarkah? Lalu kutanyakan padanya, Affan mau mimik, ya, Nak? huhuhuhu… lalu Affan-ku menjawab kembali.. “ibumm..miememmmmmmm..” subhanallah..
di usia 4 bulan lebih 3 minggu, anakku mampu memanggilku, ibunya, yangmelahirkannya
Ya Allah.. berikanlah kesanggupan bagi kami ‘tuk menjadi orangtua yang amanah bagi amanahMu, Affan Fadhil Nugroho.
Hari ini, ocehannya bukan lagi sekedar tangisan melainkan telah terangkai menjadi satu dua kata bermakna.. esok, lusa, lalu seterusnya.. teruslah belajar anakku..teruslah berkata-kata.. lalu goreskanlah kata-katamu dalam tulisan, sesederhana apapun goresanmu. Jangan khawatir, sayangku, ada Ibu di sini yang akan selalu menantikan goresanmu.
Rabbii.. ingatkanlah selalu diri ini.. ‘tuk slalu mengajarkan amanahMu tentang kebenaranMu..
Mereka adalah putra putri dari kehidupan yang merindukan dirinya sendiri,
Mereka datang melaluimu tetapi bukan darimu,
Dan walaupun mereka tinggal bersamamu, mereka bukanlah milikmu .
Kau dapat memberikan kasih-sayangmu tetapi tidak pikiranmu,
Karena mereka mempunyai pemikiran sendiri.
Kau dapat memberikan tempat untuk raga tetapi tidak untuk jiwa mereka,
Karena jiwa mereka menghuni rumah masa depan, yang tak dapat kau kunjungi, bahkan tak juga dalam mimpi-mimpimu.
Kau dapat berupaya keras untuk menjadi seperti mereka, tetapi jangan mencoba membuat mereka sepertimu,
Karena kehidupan tidak berjalan ke belakang juga tak tinggal di masa lalu.
Kau adalah busur dari mana anak-anakmu melesat ke depan sebagai anak panah hidup…
Sang pemanah melihat sasaran di atas jalur di tengah keabadian, dan DIA meliukkanmu dengan kekuatanNYA sehingga anak panahNYA dapat melesat dengan cepat dan jauh.
Biarkanlah liukkanmu di tangan sang pemanah menjadi keceriaan;
Bahkan DIA pun mengasihi anak panah yang terbang, demikian juga DIA mengasihi busur yang mantap
taken from http://fadlanzikra.multiply.com/journal/item/102
Anakku, melihatmu tumbuh sehat dan ceria.. tiada henti hatiku berbisik..memohon semua kebaikan terlimpah padamu..jadilah anak sholih, kebanggaan agama, orangtua dan negerimu.. jejakkanlah kakimu dengan kuat namun bungkukkanlah kepalamu dengan takzim…
peluk cium sayang tuk Affan Fadhil Nugroho..
